25 May 2008


Apakah Anda Siap Untuk Cinta?

Ada banyak cerita dan gurauan tentang cinta dan relationship, seperti semua email yang mungkin telah Anda terima. Mengapa? Karena kita diciptakan tidak untuk menjadi sendirian, tapi untuk menjadi penolong bagi satu sama lain - dan karena kita adalah manusia yang telah jatuh dalam dosa, kita memiliki masalah-masalah dalam hubungan yang sepertinya tidak ada akhirnya. Pria dan wanita, tidak diciptakan untuk berdiri sendiri-sendiri.Ada sesuatu yang dibuat Tuhan di dalam diri kita yang mengatakan, "Aku mau berbagi kehidupan dengan seseorang. Aku ingin keintiman." Dan Tuhan berkata tidak baik jika kita sendirian.

Kelihatannya kita selalu siap untuk jatuh cinta. Kita baru saja keluar dari satu hubungan, berpikir bahwa kita akan mengambil jeda dahulu, dan hanya setelah 3 minggu (atau mungkin 3 menit?) Kita sudah siap untuk hubungan yang baru. Ahkan walaupun kita mempunyai tekad yang kuat untuk tetap berada di luar suatu hubungan, kita masih memikirkan tentang hubungan. Kita memperhatikan siapa yang telah menikah, siapa yang sedang berpacaran, dan tidak dapat menahan diri untuk membayangkan apa yang akan terjadi dengan kita karena kita belum mempunyai suatu hubungan yang tepat.

Cinta seringkali membuat kita senang, melemahkan pikiran kita, merebut waktu kita. Rasa cinta yang meluap-luap membuat kita menjadi berbeda dari diri kita sendiri. Kita berperilaku berbeda dan mempermalukan diri kita sendiri. Di dalam hati kita, kita bertanya-tanya apakah ada seseorang yang akan benar-benar mencintai kita. Tampaknya kita mempunyai keinginan alamiah untuk bersatu.

Saya kembali menjadi lajang setelah satu hubungan serius yang berakhir. Saya yakin saya sudah siap untuk cinta. Saya pikir saya sudah siap untuk cinta, pada kenyataannya saya tidak mau hidup sendirian, dan ingin seseorang untuk membuat saya merasa dicintai. Apakah Anda benar-benar siap untuk cinta? Saya akan menolong Anda menjawab pertanyaan itu dalam artikel ini. Mengatakan bahwa Anda siap, berpikir bahwa Anda siap, dan benar-benar sudah siap, seringkali adalah 3 hal yang sangat berbeda.

Apa yang disebut sebagai cinta yang romantis? Scott Peck, dari bukunya "The Road Less Traveled", mengartikannya sebagai hasrat untuk memberikan diri sendiri bagi kesejahteraan orang lain. Rasul Paulus mengatakan bahwa kasih itu tidak mencari keuntungan diri sendiri, tidak cemburu, dan tidak memegahkan diri. Kasih yang sejati tidak egois (1 Korintus 13).

Cinta yang romantis adalah hubungan spiritual-emosional-seksual yang bergairah antara 2 orang yang merefleksikan penghargaan tinggi terhadap nilai satu sama lain. Jika jatuh cinta membuat Anda merasa sakit, bagaimanapun juga Anda mungkin menyimpulkan bahwa memutuskan diri, membuat jarak, dan tidak peduli pada orang lain adalah cara yang paling aman. Tapi, jika cinta yang romantis dapat mengeluarkan yang terburuk dari kita (sikap-sikap irasional, ketergantungan, dan kekanakan yang kita kira telah kita tinggalkan begitu lama), itu juga bisa mengeluarkan yang terbaik dari kita.

Perhatikan apa yang dikatakan Ethel Person tentang cinta:
"Cinta romantis, yang dialami secara subyektif, adalah sebuah emosi dengan intensitas yang luar biasa. Pengalaman cinta dapat membuat waktu seolah-olah berhenti. Cinta dapat memberikan perasaan yang mendalam pada diri sendiri, mungkin dapat dikatakan mengembangkan dan mengubah diri sendiri." Seorang yang lain mengatakan, Anda jatuh cinta, bertambah dewasa, dan hidup bahagia selamanya. Hubungan yang sehat dan saling mencintai mempunyai kapasitas untuk meningkatkan kita menjadi orang-orang yang lebih baik.

Tapi berhati-hatilah. Ada versi cinta yang salah yang menyebabkan ketergantungan yang berlebihan dan keinginan untuk segera (terburu-buru untuk) bersatu. Dalam kasus ini, perasaan cinta tidak menuju kepada mengembangkan dan mengubah diri sendiri, tapi kepada penyimpangan dan mempersempit diri sendiri. Perbedaannya, cinta yang benar membuat kita berkembang sementara kecanduan cinta atau ketergantungan yang berlebihan membuat kita semakin berkurang. Karena itu, kita harus memeriksa diri kita sendiri untuk memastikan bahwa kita sudah siap untuk cinta. Kita harus melepaskan ketergantungan yang bersifat kekanak-kanakan yang sempit dan berharap terlalu banyak, dan menuju ke arah hubungan dewasa yang mengembangkan kita dan orang lain. Kita juga harus siap meresikokan hati kita (lagi) untuk cinta.

Anda sedang mengalami yang mana? Apakah Anda semakin berkembang atau semakin terbatas dalam hubungan Anda? Apakah Anda mencari jalan untuk berhubungan dibanding bersembunyi? Apakah Anda siap untuk mengembangkan diri Anda untuk orang lain? Jika Anda siap untuk menyerahkan hak Anda (untuk menjadi benar) tentang kemana seharusnya arah tissue toilet keluar dari tempatnya, Anda mungkin sudah siap untuk cinta. Jika Anda bisa melepaskan keinginan Anda untuk menjadi pemenang dalam argumentasi tentang keinginan akan hal-hal yang tidak mempunyai konsekuensi penting (yang umumnya tidak bisa dihindari), Anda mungkin sudah siap untuk cinta.

Sumber. Jawaban.com

22 May 2008

Sepi... Dan Terhilang ...

Merajut cinta putih bukanlah hal yang mudah ...
Cinta yang indah tidak seperti membalik telapak tangan ...
Kepercayaan dan sikap jujur yang diharapkan tak pernah ada ...
Hal yang terindah yang pernah aku harapkan mulai pupus ...
Bayangan wajahnya kini tak lagi seindah dulu ...
Apakah hal ini akan kembali??
Apakah indahnya cinta yang pernah ada itu akan hadir kembali??
Pikiranku sudah mulai menumpul saat ini ...
Tak mampu lagi berpikir tentang cinta yang indah ...
Dalam hening aku bergumul menahan perihnya asmara ...

Sepi ...
Sendiri ...
Tanpa cinta ...

Kuingin ulangi rajutan cinta putih ini ...
Namun hati kecilku seakan berkata 'tak mungkin'
Apakah yang terjadi hingga semua ini tak mungkin?
Dia begitu indah ...
Sedangkan aku ...
Aku bukanlah siapa siapa ...


Hemmm.... Desahku terdengar ...
Kosong ...
Hampa ...
Sunyi ...
Sepi ...

Akankah cinta putih ini kembali terajut??
Aku hanya berharap ...
Datang seorang Bidadari Surga temani jiwa yang merana ...

By. Johkie Jonathan Huang

21 May 2008


Waktu Sempurnanya Tuhan
Yakub cinta kepada Rahel, sebab itu ia berkata: "Aku mau bekerja padamu tujuh tahun lamanya untuk mendapat Rahel, anakmu yang lebih muda itu." (Kejadian 29:18)

Pernahkah kamu menemui seseorang dalam suatu pertemuan dan sesuatu percikan terbang saat itu? Kamu memperhatikan bukan hanya warna mata orang itu namun juga kilauan di matanya yang tampaknya mengundang kamu untuk mengeksplorasi orang itu lebih dalam lagi. Itulah yang terjadi antara Yakub dan Rahel. Kejadian 29:17 mengatakan bahwa Rahel begitu menawan dalam penampilan dan juga cantik. Yakub jatuh cinta begitu dalam pada Rahel hingga ia bersedia bekerja buat ayah sang gadis selama tujuh tahun hanya untuk menikahinya.

Jika kamu dihadapkan pada situasi Yakub, maukah anda bekerja selama tujuh tahun untuk seorang yang kamu cintai? Coba pikirkan kembali apa yang kamu kerjakan tujuh tahun yang lalu. Apakah kamu bekerja pada pekerjaan yang sama seperti pekerjaan kamu saat ini? Menghadiri gereja yang sama? Berkumpul dengan orang yang sama?. Kehidupan kita berubah banyak selama tujuh tahun terakhir, bukankah begitu?

Bayangkan apa yang Rahel harus rasakan. Dia menemukan pria yang dia ingin nikahi dan kemudian harus sering berada disekelilingnya sepanjang tujuh tahun berikutnya tanpa bisa menikahinya. Dia pasti berjuang dengan kesangsian tentang apakah mereka akan menikah. Kemudian, ketika waktu akhirnya datang, dia mungkin saja mengalami kehancuran ketika menemukan bahwa ayahnya telah menipu pria yang dicintainya dengan menikahkan pria idamannya pada saudara perempuannya sendiri, Lea.

Apa yang Rahel mungkin tidak mengerti pada saat itu adalah bahwa Tuhan pada akhirnya membawa Juruselamat pada dunia melalui darah keturunan antara Yakub dan Lea. Yesus adalah keturunan dari pernikahan yang didasarkan atas kebohongan - paling tidak pada tingkatan yang mendunia - namun Tuhan memiliki rencana yang lebih besar. Rahel pada akhirnya menikahi Yakub dalam waktu terbaiknya Tuhan.

Tuhan mengarang peristiwa dalam kehidupan kita untuk menyajikan kemuliaanNya. Seperti halnya Rahel, kita tidak tahu waktu Tuhan untuk masa depan kita, namun kita dapat mempercayai bahwa seperti halnya Tuhan tahu apa yang sedang Dia kerjakan untuk Rahel, Dia juga tahu apa yang Dia kerjakan bagi hidup kita.

Menggali Lebih Dalam Kejadian 29:18

1. Apakah kamu pernah jatuh cinta pada seseorang hanya saja Tuhan mengatakan padamu untuk menunggu pernikahan?
2. Pernahkah kamu menanyakan tentang waktuNya Tuhan? Jelaskan...
3. Apa yang kamu lakukan selama periode penantian?
4. Pernahkah kamu berpikir tentang gambaran besarnya? Bahwa Tuhan sedang bekerja mengarang peristiwa dalam kehidupan kamu untuk kemuliaanNya? Atau anda justru lebih terfokus pada diri sendiri? Jelaskan...
5. Bagaimana ayat ini bisa mengubah jalan hidup kamu dalam menangani hubungan di masa depan jika Tuhan mengatakan pada kamu untuk menunggu pernikahan?

Sumber. Jawaban.com

Dijual: Soulmate
Hampir setiap hari saat menyimak stasiun radio Kristen, saya mendengarkan sebuah iklan tentang layanan kencan online yang menyatakan dapat membantu saya untuk menemukan soul mate atau orang yang tepat (the one). Saya telah kebal terhadap iklan tersebut, sampai sebuah percakapan dengan seorang teman wanita membuat saya ingin tahu apa yang sebenarnya mereka jual.

Satu malam, teman saya, Emily membicarakan tentang betapa hebat pacarnya dan bahwa mereka telah mendiskusikan pernikahan. Teman kami lainnya, seorang pria, yang pernah tertarik pada Emily, pasti telah berpikir seperti yang saya pikirkan dan segera bertanya, "Berapa lama kalian berdua telah berkencan?"

"Sekitar sebulan," katanya.

Ia dengan segera menyadari reaksi yang tidak biasa dan menambahkan, "Tetapi, saat kamu telah menemukan orang yang tepat (the one), kamu akan langsung tahu."

Saya tersenyum dan berkata bahwa saya turut berbahagia dan demikian juga teman kami yang lainnya, meskipun saya tahu ia cemburu dan tidak bermaksud demikian.

Novel romantis, majalah dan film mendapat keuntungan dengan mengjual konsep soul mate. Tetapi, apakah memang ada seseorang yang telah ditakdirkan untuk menikah dan berbahagia dengan kita sampai seumur hidup?

Lirik lagu dari musik tahun 80-an secara rutin berputar sekitar bertemu dengan seseorang yang istimewa yang membuat hidup sang musisi menjadi lengkap. Musiknya luar biasa dan memberikan perasaan hangat yang samar-samar saat kita mendengarkan bintang rock itu menyanyikan cinta dalam hidup mereka. Namun, kita gagal menyadari apabila para musisi itu tidak bangkrut karena rehabilitasi dan tunjangan perceraian, mereka akan menulis lagu-lagu baru tentang betapa mereka membenci wanita yang sama.

Saya tidak akan berbohong dan berkata saya tidak menangis saat pertama mendengar Jerry Maguire (dalam film berjudul sama) berkata "Engkau membuat saya lengkap." Saya sama bersalahnya dengan orang lain dalam mempercayai kemungkinan bahwa Tuhan telah memilih dengan tangan-Nya sendiri seorang pasangan bagi saya, dan kami akan berada dalam suatu kehidupan yang berbahagia selamanya. Namun, saya juga seorang realis, sehingga saya mulai mencari melalui dua sumber yang paling saya percayai: Google dan Alkitab.

Google memberikan hasil pencarian sebanyak 6,3 juta. Saya memiliki pekerjaan dan kehidupan sosial, sehingga saya hanya membuat beberapa pilihan. Nampaknya, semua orang ingin mencari soul mate mereka dan terdapat juga 6,3 juta cara untuk melakukan pencarian. Ironisnya, kebanyakan dari situs tersebut memberi informasi bahwa mereka dapat menemukan soul mate saya dengan harga yang sangat minimal. Saya berpikir: Bukankah seorang soul mate - bila memang hal seperti itu ada - seharsunya berharga lebih dari "harga minimal"?

Pencarian saya selanjutnya adalah menelaah apa yang Tuhan katakan tentang soul mate. Sayangnya, saya tidak dapat menemukan kata "soul mate" dalam konkordasi dari ketiga versi Alkitab yang saya miliki.

Saya berpikir kembali: Mungkin seseorang menciptakan terminologi itu (soul mate) bertahun-tahun setelah kanon ditutup. Saya mulai membaca semua contoh pernikahan dalam Alkitab dan hal itu juga tidak banyak membantu. Selain Tuhan mencabut sebuah tulang rusuk Adam dan menghadirkan Hawa, saya tidak dapat mencari contoh lain yang dapat menyamai teori soul mate modern.

Tuhan menyuruh Hosea untuk menikahi seorang pelacur, tetapi Ia tidak secara spesifik menyebutkan Gomer. Pelayan yang menemukan Rebeka di sumur bagi Ishak, tidak mencari Rebeka. Ia mencari perempuan pertama yang memberi air bagi onta-ontanya dan setuju untuk meninggalkan keluarganya. Salomo memiliki paling tidak 300 istri, apakah setiap mereka merupakan soul mate Salomo?

Karena Alkitab tidak menawarkan hasil seperti apa yang saya percayai, saya mulai bertanya pada beberapa pendeta. Secara mengejutkan, tidak ada di antara mereka yang memberikan pernyataan yang sesuai dengan teori soul mate. Salah satunya bahkan bertanya: Bagaimana kita mengkategorikan seorang janda yang menikah lagi? Seorang lainnya mengemukakan tentang tingginya angka perceraian dan berkata, "Orang kadang-kadang meninggalkan hubungan cinta dan pernikahan karena hubungan itu merupakan suatu kerja keras dan mereka percaya bahwa "orang yang tepat" masih ada di luar sana."

Akhirnya, saran terbaik yang saya terima datang dari seorang pendeta yang berkata, "Media massa dari budaya modern kita ini telah menghancurkan konsep soul mate, karena ‘soul' (jiwa) saat ini bisa berarti segala sesuatu yang metafisis dan ‘mate' (pasangan) bisa berarti siapa saja." Ia juga berkata, "Seseorang yang harus kita cari adalah Yesus, dan Ia akan membantu kita berubah sehingga kita dapat menjalankan pernikahan yang baik dengan siapa pun."

Hal itu merupakan konsep yang tidak biasa: Menikah dengan siapa saja dapat berlangsung dengan baik asalkan kita mengikuti tuntunan Tuhan dan berkomitmen pada -Nya setiap hari. Hal itu masuk akal, meskipun saya telah melihat banyak orang yang jatuh cinta dan patah hati lebih cepat daripada mereka mengganti kaus kaki. Apabila kita bertumpu kepada perasaan jatuh cinta, maka hal itu secara jelas tidak akan berlangsung dengan baik.

Di atas segala alasan, saya tidak mau membeli teori soul mate dan itu lah yang menyebabkan saya tidak pernah membayar sebesar US $ 49.95 pada sebuah situs internet yang tidak tahu apa pun tentang saya untuk menemukan soul mate dari daftar wanita yang juga membayar sebesar US $ 49.95.

Sumber. Jawaban.com

19 May 2008

Dari Euforia Cinta ke Cinta yang Dewasa (2)

Pada artikel sebelumnya telah dibahas perbedaan antara tahap euforia cinta dan cinta yang dewasa. "Jatuh" (jatuh cinta) adalah sesuatu yang terjadi di luar kendali kita, sedangkan "membangun" adalah proses bertumbuh yang dilakukan secara sadar. Jadi bagaimana kita terus bertumbuh dalam cinta? Bagaimana kita bisa berpindah dari euforia cinta ke cinta yang dewasa dan keintiman yang sesungguhnya?

Pohon yang besar dan rindang tidak bertumbuh dalam waktu semalam atau setahun, tapi seumur hidup. Begitu pula dengan cinta yang dewasa. Itu merupakan komitmen seumur hidup yang membutuhkan kesabaran, keyakinan, disiplin, konsentrasi, iman, dan praktek harian. Jika Anda hanya mengusahakan cinta beberapa kali dalam waktu setahun, hubungan Anda akan menjadi layu dan mati perlahan-lahan. Usaha harus dilakukan setiap hari untuk mempertahankan hubungan Anda, entah itu dengan pasangan, anak, atau rekan kerja.

Bertumbuh dalam cinta yang dewasa membutuhkan kesabaran. Anda perlu mengenal pasangan Anda sebaik Anda mengenal diri sendiri, yang membutuhkan waktu. Keluhan yang paling sering saya dengar adalah, "Saya tidak punya waktu." Cinta yang dewasa membutuhkan waktu dan harus menjadi prioritas. Saya tidak mengatakan Anda harus menghabiskan setiap menit setiap hari bersama pasangan Anda. Yang terutama adalah kualitas, dan kuantitas mengikuti, serta kesabaran dan disiplin untuk melakukannya setiap hari. Satu-satunya cara Anda mengenal pasangan Anda, adalah dengan berkomunikasi setiap hari. Mungkin ada hari-hari dimana Anda stress karena pekerjaan atau disibukkan dengan hal-hal lain, tapi anda perlu mempunyai disiplin untuk meluangkan waktu bersama pasangan Anda dengan komunikasi yang berarti.

Setiap hari di tempat kerja, Anda bercakap-cakap dan berkomunikasi dengan rekan kerja yang lain. Dalam banyak kasus, Anda melakukannya untuk mengumpulkan informasi untuk meningkatkan kualitas hasil kerja Anda. Hubungan Anda tidak jauh berbeda. Ambil waktu untuk melihat foto-foto lama, film, atau video dari kehidupan masing-masing. Ini adalah kesempatan yang bagus untuk berbagi pengalaman dimana Anda dan pasangan masing-masing telah bertumbuh. Mengijinkan pasangan Anda untuk mengetahui seperti apa masa kecil Anda membuat dia dapat melihat seseorang yang telah bertumbuh menjadi Anda saat ini. Dibutuhkan keberanian untuk menjadi terbuka dan berbagi tentang siapa Anda sebenarnya, dan saat inilah keintiman terbangun. Anda tidak hanya berbagi masa lalu dengan orang yang Anda cintai, Anda juga memberikan diri Anda sendiri kesempatan untuk kembali mengenang ingatan, kenangan, dan perasaan Anda.

Berbagi seperti ini bisa mengeluarkan emosi dan diri sendiri yang asli. Mengunjungi kembali lingkungan yang lama, sekolah yang lama, dan tempat favorit untuk hang out membuat kita bisa berbagi dengan pasangan kita, dengan ketulusan dan kejujuran. Inilah yang akan menciptakan dasar yang akan membuat benih Anda bertumbuh. Pada awal hubungan, hal ini mudah dilakukan, tapi seiring waktu berjalan, dibutuhkan lebih banyak konsentrasi dan disiplin untuk saling berbagi. Waktu untuk satu sama lain sangatlah penting. Mungkin dengan kencan pada malam-malam tertentu, rekreasi berdua, atau berbelanja bersama merupakan waktu intim untuk Anda berdua, sehingga Anda bisa saling berbagi pemikiran dan pengalaman sehari-hari.

Jangan lupakan hal-hal kecil. Ingatlah hal-hal yang pernah Anda lakukan satu sama lain semasa euforia cinta. Kartu-kartu, email, bunga, surat cinta, hadiah-hadiah, dan waktu yang dengan mudah Anda berikan. Semua itu tidak harus berhenti, bahkan seharusnya tidak berhenti. Semua itu adalah nutrisi yang dibutuhkan untuk merangsang pertumbuhan cinta Anda untuk satu sama lain. Agar benih cinta Anda dapat bertumbuh menjadi dewasa, Anda harus melakukan praktek mencintai dalam hidup sehari-hari Anda.

Tidak ada yang mengatakan bahwa hidup itu mudah. Seiring Anda dan pasangan Anda bertumbuh bersama, Anda akan mengalami pergolakan. Tidak ada hal yang akan sempurna selamanya, hidup mempunyai saat-saat naik dan turunnya, dan begitu pula dengan hubungan Anda. Anda membutuhkan kesabaran untuk melalui saat-saat badai, dan iman untuk bersama-sama melalui saat-saat buruk akan memperkuat cinta Anda. Ini adalah tentang mengalami hidup, mengalami bagian yang baik dan bagian yang buruk, itulah yang membuat hubungan cinta kaya dan unik. Ketika hidup sedang sulit, itu adalah kesempatan bagi Anda dan pasangan Anda, bersama-sama, untuk membangun dan memperkuat cinta dewasa yang Anda miliki untuk satu sama lain. Adalah penting untuk melihat masa-masa kehidupan yang membuat stress sebagai pengalaman "kita bersama-sama menghadapi dunia". Sangan disayangkan banyak pasangan yang mengijinkan saat-saat sulit dalam hidup malah memisahkan mereka, ketika saat-saat itu seharusnya bisa menjadi kesempatan bagi mereka untuk bersatu.

Semua ini tergantung sikap Anda dan sudut pandang yang Anda pilih. Cinta yang dewasa dibentuk oleh 2 orang yang dengan sadar berusaha bertumbuh bersama sebagai satu kesatuan. Itu tidak terjadi begitu saja. Saat kebersamaan ada dalam hubungan Anda, tidak ada masalah yang tidak dapat diatasi. Untuk dapat bertumbuh dalam cinta yang dewasa bersama-sama, Anda harus sabar, mempunyai keyakinan, dan iman pada hubungan Anda, mempunyai cukup disiplin untuk meluangkan waktu satu sama lain, memfokuskan diri pada hal-hal yang positif dan menhadapi hal-hal yang negatif. Latihlah ini setiap hari, belajarlah seni mencintai, dan Anda berdua akan mengalami cinta yang dewasa bersama-sama.

Relationship


Dari Euforia Cinta ke Cinta yang Dewasa

Anda baru saja meresmikan hubungan anda dengan seseorang yang anda sukai, dan sedang mengalami euforia cinta: romantisme, hasrat yang menggebu-gebu, perasaan yang selalu di "awang-awang"... Mungkin Anda merasa memang seperti itulah yang namanya jatuh cinta. Sekarang pertanyaan saya, "Bagaimana kita bisa mencapai level cinta yang berikutnya?" Menurut pendapat saya, cinta yang dewasa adalah tentang "membangun", bukan "jatuh". "Jatuh" adalah sesuatu yang terjadi di luar kendali kita, sedangkan "membangun" adalah proses bertumbuh yang dilakukan secara sadar. Jadi bagaimana kita terus bertumbuh dalam cinta? Bagaimana kita bisa berpindah dari euforia cinta ke cinta yang dewasa dan keintiman yang sesungguhnya?

Apa yang Anda miliki pada awal hubungan Anda adalah benih yang kecil: permulaan dari sesuatu. Pada tahap awal hubungan cinta, dengan intensitasnya, hasratnya, dan kedekatan fisiknya memang terasa seolah-olah sepertinya benih cinta itu telah tumbuh menjadi pohon dalam waktu semalam. Namun kenyataannya, selama tahap ini, hubungan cinta Anda masih berupa benih kecil itu. Saat Anda menanam benih, benih itu mulai tumbuh dan berkembang. Dalam tahap euforia cinta, Anda dan pasangan Anda seperti benih. Cinta anda hanya baru mulai bertumbuh. Anda mungkin merasa sudah setinggi 40 kaki, tapi kenyataannya Anda masih setinggi 6 inci di permukaan tanah. Sama seperti benih yang membutuhkan perawatan dan kasih sayang untuk bertumbuh, begitulah juga hubungan cinta. Tanamlah benih Anda di tanah yang subur, beri nutrisi dan air yang cukup, dan sinar matahari akan menghasilkan pohon muda yang kuat dan sehat, yang mempunyai kesempatan untuk bertumbuh lagi menjadi pohon dewasa yang rindang dan kokoh. Jika benih atau pohon muda itu dibiarkan begitu saja atau diabaikan dalam tahap pertumbuhannya, maka dia akan melemah dan memburuk. Dan jika benar-benar diabaikan, maka dia akan mati. Hal yang sama juga berlaku pada hubungan cinta.

Cinta adalah sesuatu yang hidup, bertumbuh, dan dinamis. Cinta bertumbuh dalam tahapan-tahapan yang membutuhkan makanan dan perhatian untuk dapat berkembang. Tanpa perawatan yang tepat, cinta akan lenyap perlahan-lahan. Mari kita lihat bahan pertama yang dibutuhkan untuk menumbuhkan sebuah benih: tanah. Tanah adalah Anda dan pasangan Anda sebagai individual. Kondisi tanah harus mempunyai semual elemen yang tepat untuk merangsang pertumbuhan. Mencintai diri sendiri yang sehat adalah dasar dari tanah yang subur. Agar cinta dapat bertumbuh, baik Anda maupun pasangan Anda perlu berbahagia dan utuh dengan diri sendiri. Banyak dari kita mencari pasangan untuk menyelamatkan atau membuat kita utuh, untuk membuat kita bahagia. Itu tidak akan berhasil, karena semuanya dimulai dari diri Anda dan pasangan masing-masing sebagai seorang pribadi. Jika Anda tidak mencintai diri sendiri, Anda tidak akan bisa mencintai orang lain.

Sebelum Anda masuk ke hubungan cinta yang dewasa, Anda, sebagai individu, harus tahu siapa diri Anda, apa yang Anda butuhkan, dan apa yang Anda inginkan dalam kehidupan. Anda harus melakukan semuanya sendiri lebih dulu. Jika Anda masih marah, menyimpan kepahitan dan rasa sakit, atau belum berurusan dan menyelesaikan beban-beban emosional dari masa lalu, Anda belum siap untuk cinta yang dewasa. Tanah Anda belum cukup sehat untuk menampung dan mendukung pertumbuhan sesuatu yang lebih besar dibanding diri Anda sendiri. Anda harus jujur dengan diri Anda sendiri untuk mengetahui apakah Anda benar-benar siap untuk menjalani hubungan cinta yang dewasa.

Jika Anda menemukan diri Anda selalu mengakhiri hubungan ketika masa euforia cinta berakhir, Anda perlu merenungkan kembali dan membereskan diri Anda. Orang lain bukanlah masalahnya, tapi Anda. Seringkali kita mudah menyalahkan orang lain atau situasi untuk kesulitan kita, terutama jika menyangkut masalah hati. Jujurlah dengan diri Anda sendiri, Kita semua manusia: kita tidak sempurna, kita mempunyai kekurangan. Jika Anda menemukan diri Anda selalu berpindah dari hubungan kekerasan yang satu ke hubungan kekerasan yang lain, Anda harus bertanya pada diri sendiri, "Mengapa saya selalu tertarik dengan tipe orang seperti itu? Mengapa saya selalu memilih untuk menjadi korban? Mengapa saya selalu mengulangi pola yang sama?"

Jika beberapa pasangan meninggalkan Anda, mengeluh bahwa Anda terlalu mengekang mereka, mungkin Anda perlu bertanya pada diri sendiri mengapa Anda merasa begitu tidak aman. Jika Anda pernah melalui hubungan-hubungan dimana Anda selalu mengorbankan impian dan tujuan Anda serta individualitas Anda, untuk orang lain, mungkin Anda perlu bertanya pada diri sendiri, "Mengapa saya ingin hidup dalam kehidupan melalui orang lain?" atau "Mengapa saya mengorbankan diri saya dalam porsi yang sangat berlebihan untuk orang lain?" Ketika Anda memeriksa diri Anda sendiri dan merasa nyaman dengan siapa diri Anda sebenarnya, ketika Anda telah mampu jujur terhadap diri sendiri, Anda siap berkomitmen untuk cinta yang dewasa.


17 May 2008

Mengenali Diri Sendiri

Pernahkah anda mendengar sebutan seperti; ‘muka tembok' atau ‘kulit badak' ? sebutan ini biasanya ditujukan untuk orang yang terlalu percaya diri atau over confident. Orang yang over confident memang terkesan percaya diri dan tidak tahu malu atau tidak tahu diri. Sehingga sering dijuluki seperti itu, untuk menggambarkan betapa orang yang over confident itu tidak mampu menempatkan diri dalam norma yang seharusnya.

Dengan demikian, maka orang yang percaya diri, seharusnya mampu menempatkan dirinya dalam norma yang berlaku tanpa merasa rendah diri. Ini berarti letak percaya diri adalah diantara over confident dengan lower confident. Orang yang merasa lower confident cenderung merasa malu dan segan, sehingga terkesan tertutup dan pemalu. Biasanya, orang yang merasa lower confident, memiliki sikap-sikap seperti; pesimis, tidak berani menerima tanggung jawab, tidak berani mengungkapkan pendapatnya, dan cenderung menutup diri. Hal-hal ini, tentunya akan sangat merugikan, karena dapat menjadi penghalang orang tersebut untuk maju atau berhasil.

Tetapi, menjadi persoalan adalah tidak mudah untuk memiliki percaya diri. Salah satu syarat untuk memiliki kepercayaan diri adalah memiliki rasa berharga terhadap diri sendiri. Kalau anda perhatikan orang-orang yang memiliki kepercayaan diri, umumnya memiliki sesuatu yang bisa dibanggakan.

Kebanggaan inilah yang membuat orang tersebut merasa dirinya berharga, sehingga mereka bisa ‘tampil' dengan penuh percaya diri. Sebaliknya, jika anda perhatikan orang yang lower confident, umumnya adalah orang yang merasa dirinya kurang berharga, bahkan tidak berharga. Mereka merasa dalam diri mereka tidak ada sesuatu yang dapat dibanggakan. Akibatnya, mereka tidak mampu ‘tampil' dengan kepercayaan diri yang penuh.

Sebaliknya lagi, orang yang over confident adalah orang yang terlalu merasa dirinya berharga. Mereka mempunyai sesuatu dalam dirinya yang membuat mereka merasa lebih dari orang lain. Sehingga mereka dapat dengan nyaman untuk ‘tampil' atau melakukan perbuatan yang orang kebanyakan rasa malu melakukannya.

Lalu, bagaimana caranya agar kita dapat memiliki rasa berharga yang akan membuat kita percaya diri? Ada beberapa kesalahan yang terjadi sehubungan dengan memiliki rasa berharga dalam diri. Dibawah ini adalah penjelasan beberapa kesalahan-kesalahan itu dan penjelasan membangun rasa berharga yang sebenarnya :

1. Rasa berharga yang diperoleh secara fisik
Maksudnya orang tersebut merasa berharga karena mengetahui bahwa ia secara fisik itu cantik, tampan, bertubuh atletis bagi pria, atau langsing bagi wanita, dsb. Mengapa rasa berharga ini saya bilang salah, karena kepercayaan diri yang akan ia miliki bergantung kepada fisiknya. Selama fisiknya tetap cantik atau tubuhnya tetap langsing, misalnya atau selama ia tetap tampan dan fisiknya tetap atletis, ia masih memiliki kepercayaan diri.

Tetapi, bila terjadi musibah kecelakaan, dan fisiknya terkena akibat musibah itu apakah ia masih punya kepercayaan diri? Bila melihat fisiknya sudah tidak cantik lagi atau fisiknya sudah cacat dan melihat ada orang yang cantik atau tubuh yang atletis, apa ia masih bisa percaya diri? Jadi, tidak bisa membangun kepercayaan diri berdasarkan rasa berharga yang diperoleh secara fisik. Fisik itu sangat labil atau mudah berubah, tidak bisa dijadikan dasar untuk percaya diri.

Oleh karena itu, tidak perlu merasa rendah diri kalau secara fisik kita merasa tidak cantik atau tidak langsing malah langsung. Bagi pria, tidak tampan, malah bertumbuh pendek, berkulit hitam, ber-rambut kriting, dan hidup lagi. Ingatlah, sekalipun, secara fisik anda kurang bahkan cacat, tetapi kepercayaan diri tidak bisa dibangun dari rasa berharga yang diperoleh secara fisik.

2. Rasa berharga yang diperoleh karena kaya secara materi

Banyak juga orang yang membangun rasa percaya dirinya melalui harta kekayaan yang ia miliki. Tidak heran karena dimana-mana orang kaya selalu dihargai dan dihormati oleh orang yang tidak mampu. Perhatikan saja, bila orang kaya masuk toko, pelayan pasti menyambutnya dengan ramah dan penuh rasa hormat. Bila pelayanan tidak baik, maka orang kaya itu akan marah karena merasa tidak dihargai. Sebaliknya, bila orang yang miskin, adakalanya dibiarkan saja atau tanpa sambutan yang ramah.

Begitu juga didalam kehidupan bermasyarakat, orang kaya menjadi tokoh terhormat yang menduduki kursi-kursi terhormat dan duduk bersebelahan dengan para pejabat. Sebaliknya, orang miskin mungkin tidak mendapatkan kursi dan tinggal berdiri diluar tenda. Oleh karena itu, orang kaya sering terlihat ‘tampil' dengan penuh percaya diri. Karena, sekalipun ia hanya memakai celana pendek dan kaos oblong, orang yang tahu dia orang kaya akan tetap menghormati atau menghargainya. Pada akhirnya, banyak orang berusaha untuk kaya, agar dihormati dan dihargai orang lain.

Tetapi, kekayaan secara materi tidak bisa di jadikan dasar untuk memiliki kepercayaan diri. Sebagai contoh; seseorang yang merasa dirinya berharga karena memiliki kekayaan. Ia akan kehilangan harga dirinya bersamaan dengan hilangnya kekayaan yang ia miliki. Secara otomatis, ia pun akan kehilangan rasa percaya dirinya karena sudah kehilangan harga dirinya. Bahaya sekali apabila anda mengantungkan harga diri anda dengan harta kekayaan.

Beberapa orang, memilih untuk mengakhiri hidupnya (bunuh diri) setelah tahu bahwa ia sudah tidak kaya lagi atau usahanya sudah bangkrut, dsb. Orang-orang tersebut memilih mati daripada hidup tanpa kekayaaan. Mereka berpikir diri mereka sudah tidak ada artinya atau tidak berharga tanpa kekayaaan yang mereka miliki.

3. Rasa berharga yang diperoleh dari kedudukan/jabatan dan kekuasaan

Tidak berbeda dengan orang-orang yang mendasarkan harga dirinya melalui kekayaan. Mendasarkan harga diri pada kedudukan/jabatan dan kekuasaan merupakan hal yang berbahaya juga. Seorang jendral yang meletakan harga dirinya pada kekuasaannya. Ia akan merasa tidak berarti atau berharga setelah ia pensiun karena tidak ada lagi yang menghormatinya. Sebab, ia sudah tidak berkuasa lagi dan orang yang dahulu membutuhkannya kini meninggalkannya dan mencari jendral yang masih aktif. Seorang ketua yang merasa berharga karena kedudukannya. Ia akan kehilangan harga dirinya setelah tidak lagi menjabat sebagai ketua dan orang-orang tidak menghormatinya lagi.

Seorang pejabat yang merasa berharga karena ia bukan seperti rakyat biasa, melainkan pejabat pemerintah. Ketika, ia tidak menjabat lagi dan kembali menjadi rakyat biasa, maka iapun kehilangan rasa berharganya. Begitu juga dengan keluarga yang menaruh harga diri mereka kepada orang tua atau suami/istri mereka yang menjabat atau berkuasa. Ketika, orang tuanya atau suami/istrinya tidak lagi menjabat, maka hilang pula harga diri mereka. Orang-orang yang mendasarkan harga diri mereka kepada kekuasaan atau jabatan, akan berhadapan dengan masalah kejiwaan. Beberapa diantara mereka ada yang menjadi gila atau sakit jiwa karena tidak mampu menghadapi kenyataan. Biasanya, mereka selalu dihormati, dihargai, dilayani, kini tidak ada ada lagi. Mereka tidak tahan melihat orang dihormati, dihargai, dan dilayani seperti mereka dulu. Hal itu akan membuat air mata mereka mengalir atau mereka menjadi stress sendiri. Karena mereka tidak lagi merasa berharga seperti dulu ketika mereka masih menjabat atau ketika orang tua atau suami/istri mereka masih menjabat.

Jadi, kedudukan/ jabatan dan kekuasaan yang dimiliki itu hanyalah bagian dari pekerjaan. Ingatlah, harga diri anda tidak ditentukan dari apa pekerjaan anda atau apa kedudukan anda.

4. Rasa berharga yang diperoleh karena memiliki kepandaian atau kemampuan

Ada juga orang-orang yang membangun harga dirinya melalui kepandaian, kemampuan atau ketrampilan yang mereka miliki. Mereka merasa berharga karena mereka cerdas secara intelektual, atau terampil bermain musik, atlet olah raga, dsb. Keahlian mereka adalah harga diri mereka. Ini juga salah karena kepandaian, kemampuan atau ketrampilan setiap orang itu terbatas. Tidak ada manusia yang selalu benar atau selalu bagus, akan selalu ada saat, ia lalai atau melakukan kesalahan. Ada pepatah yang berbunyi," sepandai-pandainya tupai melompat, suatu saat akan jatuh juga."

Sepintar apapun dia, seahli apapun dia, atau seterampil apapun dia, tetap memiliki potensi untuk gagal atau berbuat kesalahan. Jadi, bila harga diri dibangun dari kepandaian atau kecerdasan, kemampuan atau ketrampilan, maka anda sedang bergantung pada akar yang rapuh. Contoh; seorang yang ahli bermain musik. Dalam konsernya, ternyata ia gagal memainkan musik yang seharusnya dan membuat penontonnya kecewa. Bila ia meletakan harga dirinya pada keahliannya, maka kegagalannya adalah hilangnya harga dirinya. Ia tidak lagi merasa berharga karena ia telah gagal memainkan musik dan membuat penontonnya kecewa. Oleh karena itu, tidak bisa membangun harga diri melalui kepandaian, kemampuan, atau ketrampilan. Karena ketika mereka gagal atau melakukan kesalahan, mereka akan dengan mudah kehilangan harga dirinya juga.

Waktu Sempurnanya Tuhan

Yakub cinta kepada Rahel, sebab itu ia berkata: "Aku mau bekerja padamu tujuh tahun lamanya untuk mendapat Rahel, anakmu yang lebih muda itu." (Kejadian 29:18)

Pernahkah kamu menemui seseorang dalam suatu pertemuan dan sesuatu percikan terbang saat itu? Kamu memperhatikan bukan hanya warna mata orang itu namun juga kilauan di matanya yang tampaknya mengundang kamu untuk mengeksplorasi orang itu lebih dalam lagi. Itulah yang terjadi antara Yakub dan Rahel. Kejadian 29:17 mengatakan bahwa Rahel begitu menawan dalam penampilan dan juga cantik. Yakub jatuh cinta begitu dalam pada Rahel hingga ia bersedia bekerja buat ayah sang gadis selama tujuh tahun hanya untuk menikahinya.

Jika kamu dihadapkan pada situasi Yakub, maukah anda bekerja selama tujuh tahun untuk seorang yang kamu cintai? Coba pikirkan kembali apa yang kamu kerjakan tujuh tahun yang lalu. Apakah kamu bekerja pada pekerjaan yang sama seperti pekerjaan kamu saat ini? Menghadiri gereja yang sama? Berkumpul dengan orang yang sama?. Kehidupan kita berubah banyak selama tujuh tahun terakhir, bukankah begitu?

Bayangkan apa yang Rahel harus rasakan. Dia menemukan pria yang dia ingin nikahi dan kemudian harus sering berada disekelilingnya sepanjang tujuh tahun berikutnya tanpa bisa menikahinya. Dia pasti berjuang dengan kesangsian tentang apakah mereka akan menikah. Kemudian, ketika waktu akhirnya datang, dia mungkin saja mengalami kehancuran ketika menemukan bahwa ayahnya telah menipu pria yang dicintainya dengan menikahkan pria idamannya pada saudara perempuannya sendiri, Lea.

Apa yang Rahel mungkin tidak mengerti pada saat itu adalah bahwa Tuhan pada akhirnya membawa Juruselamat pada dunia melalui darah keturunan antara Yakub dan Lea. Yesus adalah keturunan dari pernikahan yang didasarkan atas kebohongan - paling tidak pada tingkatan yang mendunia - namun Tuhan memiliki rencana yang lebih besar. Rahel pada akhirnya menikahi Yakub dalam waktu terbaiknya Tuhan.

Tuhan mengarang peristiwa dalam kehidupan kita untuk menyajikan kemuliaanNya. Seperti halnya Rahel, kita tidak tahu waktu Tuhan untuk masa depan kita, namun kita dapat mempercayai bahwa seperti halnya Tuhan tahu apa yang sedang Dia kerjakan untuk Rahel, Dia juga tahu apa yang Dia kerjakan bagi hidup kita.

Menggali Lebih Dalam Kejadian 29:18

1. Apakah kamu pernah jatuh cinta pada seseorang hanya saja Tuhan mengatakan padamu untuk menunggu pernikahan?

2. Pernahkah kamu menanyakan tentang waktuNya Tuhan? Jelaskan...

3. Apa yang kamu lakukan selama periode penantian?

4. Pernahkah kamu berpikir tentang gambaran besarnya? Bahwa Tuhan sedang bekerja mengarang peristiwa dalam kehidupan kamu untuk kemuliaanNya? Atau anda justru lebih terfokus pada diri sendiri? Jelaskan...

5. Bagaimana ayat ini bisa mengubah jalan hidup kamu dalam menangani hubungan di masa depan jika Tuhan mengatakan pada kamu untuk menunggu pernikahan?


Anda Putus Cinta?

Hendak masuk tahun baru, kok malah putus cinta? Jangan panik, karena itu bukan akhir dari dunia. Ketahuilah bahwa seberat apapun rasanya, anda AKAN dan PASTI bisa melewati waktu-waktu ini dengan baik. Caranya?

Jika seseorang putus cinta, maka ia akan diperhadapkan dengan pilihan: apakah ia akan bergelut dengan perasaan sedih dan nelangsa yang makin lama akan menghancurkan hidupnya sendiri, atau ia mau bersikap tegar, berpikir positif, bertindak positif, supaya membuatnya lebih kuat dan bijaksana. Jikalau anda putus cinta, tentukan pilihan anda sekarang!

Ini adalah aturan dasar menghadapi putus cinta:

1. Jangan lupa bahwa rasa kehilangan dan kesedihan ini hanya bersifat sementara karena terbawa oleh perasaan dan keadaan.

2. Jangan malu atau takut untuk meminta dukungan teman-teman anda. Pastikan anda memilih teman yang bisa memberikan anda kekuatan positif. Jika perlu pilih teman yang pernah dalam posisi yang sama, namun telah berhasil keluar sebagai pemenang!

3. Ingatkan diri anda jika memang ia bukan untuk anda, di luar sana pasti ada orang lain yang JAUH LEBIH BAIK yang disiapkan Tuhan untuk anda.

4. Seperti apapun sebab putusnya hubungan anda, jangan pernah terjebak dengan kebiasaan menyalahkan diri sendiri. Lebih baik anda refleksi diri dan mengambil komitmen untuk menjadi orang yang lebih baik di masa depan ketimbang menyesali masa lalu.

5. Perhatikan diri sendiri. Jangan sampai anda menjadi sakit atau terlihat kumal akibat putus cinta.

6. Ingatlah bahwa di dunia ini, bukan anda satu-satunya orang yang pernah putus cinta. Masih banyak orang dengan masalah lain yang jauh lebih berat ketimbang masalah anda. Karena itu jangan sibuk mengasihani diri sendiri seolah anda adalah orang termalang di dunia.

7. Ingatlah bahwa jika anda diijinkan mendapat masalah ini, Tuhan pasti tahu bahwa anda sanggp menghadapi dan mengatasinya.

8. Berdoalah. Ketahuilah hanya Tuhan yang sanggup membantu anda secara total dalam mengahadapi masalah putus cinta. Ia ahlinya!

Berikut ini adalah langkah praktis menghadapi putus cinta:

1. Pastikan anda tidak menyentuh alkohol, rokok atau terjebak dalam "pelarian-pelarian" negatif lain yang bisa menjerumuskan anda kedalam masalah baru.

2. Jangan coba menghubungi mantan anda jika anda masih dalam keadaan rentan. Sebaiknya tenangkan diri dulu supaya setiap perbincangan dengan mantan adalah perbincangan dengan kepala dingin.

3. Jangan tonton film memori anda berdua atau pergi ketempat memori berdua dengan sengaja. Itu hanya akan memperburuk keadaan.

4. Jangan pernah mengunci diri di kamar sambil mendengar lagu-lagu tentang putus cinta. Musik dapat masuk ke alam bawah sadar dan mendorong seseorang untuk mengasihani diri bahkan melakukan perbuatan yang merugikan diri sendiri atau orang lain.

5. Jangan pernah tergoda untuk melakukan balas dendam, menguntit mantan anda, atau melakukan hal aneh lainnya.

6. Ambil cuti kerja jika memang perlu daripada performa kerja anda berpengaruh akibat masalah ini.

7. Jangan mengembangkan kebiasaan makan banyak secara tiba-tiba untuk mengalihkan stress.

8. Jangan simpan foto mantan anda di dompet.

9. Menangis itu wajar, asal jangan sampai larut berminggu-minggu.

10. Jangan langsung mencari "korban" pelampiasan cinta anda. Berteman saja sebanyak-banyaknya dan nikmati pergaulan dengan banyak orang. Mumpung single! Siapa tahu teman hidup anda yang sebenarnya ada diantara teman-teman anda tersebut.

11. Jangan melulu obrolkan masalah putus cinta anda. Ganti subjek pembicaraan.

12. Mulailah kebiasaan baru yang baik untuk anda. Ubah pola makan sehat, rutin pergi ke pusat kebugaran, atau rajin ke salon misalnya. Sehabis putus cinta, anda bisa menjadi orang yang terlihat lebih menarik dari sebelumnya.

Dengan menerapkan hal-hal diatas, putus cinta tidak lagi menjadi kengerian yang mengahancurkan. Justru inilah saat anda berlatih menghadapi masalah sampai masalah tersebut tuntas dan tidak lagi mengganggu kehidupan anda.

Dan setelah anda menang, jangan lupa untuk membantu memberi kekuatan dan nasehat bagi teman-teman anda yang putus cinta! We all can make it
Mencari Pasangan Hidup

Seorang wanita pernah menulis pada saya: Saya berusia 30 tahun dan sedang mempertimbangkan untuk mendaftar di sebuah layanan kontak jodoh Kristen. Saya mendapatkan nasehat yang bertentangan dari teman-teman Kristen saya tentang ini. Beberapa mengatakan saya seharusnya tidak mencari suami, tapi Tuhan yang akan menyediakan pasangan untuk saya pada waktu yang tepat. Yang lain mendorong saya untuk bersikap proaktif dan mendukung rencana saya. Apa yang seharusnya saya lakukan?

Lebih mudah untuk membuat kesalahan dengan mempercayai pendekatan yang "super spiritual" dalam hal pasangan hidup, mengharapkan hanya Tuhan yang bekerja untuk menjodohkan anda. Berdoa dan bersikap bijaksana memang sangat penting untuk memimpin anda, namun hal yang tak kalah pentingnya yaitu terlibat dalam prosesnya. Alkitab penuh dengan contoh dari orang-orang yang bersikap proaktif dalam bertemu dengan pasangan mereka. Dan sebuah kontak jodoh Kristen dapat menjadi salah satu bantuan dalam menghubungkan anda dengan orang-orang yang mempunyai minat dan nilai-nilai yang sama dengan anda. Saya mengenal beberapa pasangan suami istri bahagia yang bertemu dengan cara seperti ini.

Jika anda memilih cara ini, ada 3 hal yang perlu anda perhatikan:

1. Jangan tergoda untuk menampilkan diri anda sebagai orang yang berbeda dari siapa diri anda yang sebenarnya. Jadilah diri sendiri.

2. Perhatikan karakter-karakter yang anda ingin temukan dalam diri calon pasangan anda. Saya telah melihat terlalu banyak lajang yang ingin segera berkencan tidak memperhatikan dan mengenali adanya masalah-masalah dalam diri calon pasangannya. Mereka sering jatuh dalam mitos, "Aku akan mengubahnya." Anda tidak akan bisa, jadi lebih baik jangan mencobanya.

3. Tuhan menyatakan kehendakNya dengan berbagai cara dan kita harus mengesampingkan pemikiran bahwa ada formula yang dapat diprediksi yang dapat diikuti untuk mendapatkan pasangan.

Satu peringatan :

Keinginan untuk cinta yang terlalu dalam dengan mudah dapat menjadi tujuan hidup yang sangat berlebihan. Buanglah godaan untuk menjadi terobsesi dalam mencari pasangan hidup. Melibatkan Tuhan dan mengikuti pimpinanNya dalam kehidupan cinta dan hubungan anda membutuhkan roh yang mau mendengar, dan terkadang strategi yang pintar. Doa, konseling yang bijak, dan roh yang taat akan arahan Tuhan adalah sangat penting.


Yang Jomblo Nggak Usah Stress

Bulan ini melompat kedalam kehidupan kami dan membawa setumpuk undangan pernikahan. Untuk seorang lajang Kristen, kartu cantik yang tersaji mengundang lebih dari sekedar sebuah acara pesta : pesta pernikahan dan juga pesta mengasihani diri. Dengan pikiran itu dalam benak kita, bulan Juni adalah bulan yang sempurna bagi kita, sebagai lajang Kristen, untuk menambahkan sejumlah iman terhadap kehidupan yang terisi dengan berbagai tekanan.

Sebagai seorang lajang dengan sejumlah tanggung jawab penuh tekanan, saya tahu apa artinya "penderitaan akibat stress". Sebagai seorang penulis, pembicara, kolumnis, dan penyanyi, saya sesekali merasa begitu terkoyak-koyak sehingga saya kuatir rambut saya mungkin saja sampai rontok (Hanya becanda tentunya). Namun serius, saya telah belajar bagaimana mengelola stress adalah sesuatu yang berat. Tapi saya berharap untuk membuatnya jadi mudah untuk anda.

Ketika Saya Amat Tertekan

Ketika saya merasa tertekan, itu karena ketidakseimbangan dalam kehidupan saya : terlalu banyak hal untuk dilakukan dalam waktu yang sedikit!, Jadi, sebagai seorang single, saya telah belajar bagaimana menangani diri saya seperti seorang pasangan akan memperlakukan saya. Sebagai contoh, banyak pasangan mengatakan satu sama lain ketika "cukup adalah cukup". Saya harus memasang batasan saya sendiri. Hal itu mendapatkan seni tersendiri. Sebagai cara menyelamatkan diri, kita harus mempelajarinya.

Mengenai tanggung Jawab

Seringkali, orang yang telah menikah memakai pernikahan untuk keuntungan mereka. Mereka akan mengatakan : "Saya tidak tahu apakah suami/istri saya ingin saya melakukan hal ini. Saya akan bicara tentang ini padanya". Kita sebagai seorang lajang Kristen tidak punya keuntungan seperti itu.

Namun, coba terka? Kita punya keuntungan yang lebih gemuk daripada yang dilakukan orang yang menikah!. Kita dapat mengatakan, dengan ketulusan yang besar, bahwa kita sebagai seorang lajang secara istimewa berada dekat dengan Tuhan dan perlu untuk bicara seputar isu ini dengan Tuhan. Bagi saya sendiri, itulah kebenaran.

Saya telah mengumpulkan 10 tips untuk lajang yang mengalami stress atau tekanan. Sepanjang berkaitan masalah itu, saya memformulasi 5 tips untuk lajang yang ingin menumbuhkan kemampuan melalui pelayanan dimana pada akhirnya akan menolong mereka menjadi pasangan yang lebih baik.

Apakah kesendirian meninggalkan masalah kelembutan? Perkataan yang empuk dan renyah di mulut kita? Jika demikian, ada berita baik : kita dapat menikmati potongan kehidupan dalam Tuhan sementara kita masih melajang dan ketika kita menikah.

Segera dapatkan bagian dalam pelayanan, petualangan, kesenangan yang sederhana, dan kesenangan yang berpusatkan pada Tuhan dan isilah kehidupan lajang kita dengan bumbu yang baik! Jangan tunggu bumbu itu ada sementara kita menanti pasangan itu muncul.

Tips Bagi Lajang untuk Mengikis Stress

1. Menjadi seperti anak-anak! Berhenti mencoba "belagak dewasa". Kembali seperti anak-anak - seperti anak tanpa dosa dan percaya pada Tuhan dengan sepenuh hati. Jika perlu, ketika tidak ada seorangpun yang memperhatikan, mainkan kembali mainan anak-anak.

2. Lari ke tempat yang sunyi. Idealnya satu tempat yang dikelilingi dengan keindahan alam. Matikan hp, laptop, iPod dll. Hanya nikmati alam saja.

3. Corat Coret. Tingkat kemampuan tidaklah masalah. Poinnya adalah untuk mengekspresikan diri anda secara bebas. Sebagai contoh : gambarlah apa saja di karton yang lebar.

4. Lakukan sesuatu yang benar-benar menyenangkan. Jangan menunggu kencan. Untuk sejumlah orang, ini artinya menghadiri event olah raga atau pemutaran film. Pilihlah aktivitas yang menyenangkan dengan kebutuhan tanggung jawab yang paling minim.

5. Bicarakan dengan anggota keluarga atau teman. Jadilah selektif. Sejumlah orang yang tidak tepat justru menciptakan stress.

6. Berinteraksi dengan hewan peliharaan. Jika anda tidak punya hewan peliharaan, pergilah ke teman atau anggota keluarga yang memiliki hewan peliharaan, burung atau ikan hias.

7. Tolonglah orang lain yang memiliki stress lebih berat dari anda. Itu benar-benar akan meminimalkan perasaan yang dalam terhadap masalah ketika seseorang melihat orang lain dengan kesulitan yang lebih berat. Tidak perlu dengan cara yang rumit, kartu ucapan simpati atau telepon bisa dilakukan.

8. Berdoalah melalui ayat dalam kitab Mazmur. Untuk saya, ini akan mengurangi stress yang memicu depresi.

9. Kurangi begadang, perbanyak jam tidur. Ya, anda membaca sesuatu yang benar!. Ini pada kenyataannya menyelamatkan waktu dalam jangka panjang. Setelah semuanya, kita akan jauh lebih fokus dan energik ketika kita memiliki cukup tidur.

10. Konsumsi vitamin B-Kompleks dan Kalsium. Dua suplemen ini yang benar-benar menolong saya. Pastinya, lakukan konsultasi dengan paramedis atau dokter anda. Lalu, belilah suplemen itu di toko obat terdekat.

11. Rawat tubuh anda. Pakailah sepatu yang menunjang dan baju yang nyaman (tentunya bagus secara fashion). Lakukan peregangan badan. Lakukan pemijatan. Beli bantal yang empuk. Semuanya itu pantas untuk anda.

12. Sederhakan. Prioritaskan diri anda untuk melakukan yang ada dalam daftar. Hilangkan hal-hal yang tidak diperlukan. Cobalah untuk melihat ke belakang dan berpura-pura menjadi manajer untuk menangani semua hal.

5 Tips Penjangkauan untuk Lajang Kristen

Tips ini membangun kualitas pribadi yang membuat orang menjadi pasangan yang lebih baik kelak :

1. Lakukan penjangkauan terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga melalui kegiatan relawan di rumah-rumah rehabilitasi. Percayai saya : Menunggu orang (pasanga) terbaik dari Tuhan atau menghidupi kehidupan sebagai seorang lajang benar-benar akan kelihatan jauh lebih menarik ketika dibandingkan dengan mereka yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Ini membangun empati yang dalam dan juga kepedulian.

2. Relakan anda diri untuk melayani di bagian pelayanan gereja atau memberikan perhatian pada anak-anak teman. Atau menjadi sponsor dan berkorespondensi dengan anak-anak diseluruh dunia melalui misi Kristen yang menjangkau dunia. Bekerja dan berkorespondensi dengan anak-anak menjadikan kita keluar dari komplikasi orang dewasa. Itu juga memberikan orang-orang kesempatan untuk belajar bagaimana untuk mempedulikan masa depan anak-anak atau mengasihi anak-anak secara emosional, spiritual, dan kebutuhan fisiknya. Tetap "terlatih" dengan anak-anak adalah kemampuan yang tak ternilai baik untuk pria atau wanita dewasa.

3. Hiburlah penghuni rumah jompo atau yatim dengan nyanyian, bacaan, permainan atau menyumbang pada keberadaan orang lain. Hal ini selalu memberikan perspektif yang baru. Hal ini mengajar orang tentang ketangkasan hidup dan nilai penting kehidupan bagi Tuhan - apakah dia seorang lajang atau menikah; tua atau muda. (Kita yang lajang merasa lebih muda dan merdeka ketika kita mengunjungi orang yang lebih tua yang memanggil kita dengan sebutan "nak"). Sebagai tambahan, hal ini akan menyiapkan kita untuk tahap kehidupan masa depan.

4. Jangkau para janda tua dan duda di gereja anda. sebagai lajang, kita tahu perasaan kehilangan seseorang yang belum pernah kita temui. Bayangkan rasa sakit kehilangan seseorang. Kenalkan diri kita pada mereka, maka dukacita mereka akan meringankan beban penantian kala menanti seorang yang kita cintai. Kumpulkan hal itu sekarang dan sadari bahwa Surga hanya berada sekeliling arena kita untuk menjaga perspektif kita tetap sehat dan tetap terjaga.

5. Ambil bagian dalam pelayanan kabar baik. Fokus pada kenyataan bahwa, tidak masalah apakah kita menikah atau tidak, adalah amat penting bagi kita untuk membagikan kabar baik tentang Yesus. Kesendirian tidak pernah melemahkan kemampuan kita untuk membagikan isi hati kita tentang Yesus. Pada kenyataannya, kita tahu seperti apa menunggu dan mengharapkan pasangan masa depan kita. Marilah salurkan "hasrat hati" kita menjadi "hati yang menginspirasi" untuk menerima Yesus.

16 May 2008

Kisah Nyata

APAKAH TUHAN ADA ?

Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?Apakah kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan kejahatan?

Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswanya dengan pertanyaan ini, “Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?”.

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, “Betul, Dia yang menciptakan semuanya”. “Tuhan menciptakan semuanya?” Tanya professor sekali lagi. “Ya, Pak, semuanya” kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab, “Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan.”

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau Agama itu adalah sebuah mitos. Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, “Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?”

“Tentu saja,” jawab si Profesor

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, “Profesor, apakah dingin itu ada?”

“Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah sakit flu?” Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.

Mahasiswa itu menjawab, “Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.

Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor, apakah gelap itu ada?” Profesor itu menjawab, “Tentu saja itu ada.” Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi anda salah, Pak. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, “Profesor,apakah kejahatan itu ada?” Dengan bimbang professor itu menjawab, “Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia.

Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.” Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu
menjawab, “Sekali lagi Anda salah, Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kajahatan. Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia.
Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.” Profesor itu terdiam.

Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein.

sumber yang saya gunakan: http://moroners.wordpress.com/2008/0...art1/#more-105

15 May 2008

Tujuh Kalimat Terakhir Kristus Mengguncang GKJ

Sebuah kerjasama apik antara Susvara Opera Company dengan Gedung Kesenian Jakarta ketika menampilkan opera bertema paskah dengan arahan sutradara Henky Solaiman. Dikisahkan berdasarkan karya asli Theodore Dubois, penyaliban Kristus menjadi suatu cerita yang sangat menyentuh. Opera yang berjudul The Seven Last Words of Christ ini di pentaskan di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), minggu (13/4) malam. Jeritan dan ratapan kematian saat Kristus di salibkan dirangkai dengan nyanyian tenor dan sopran yang bersaut-sautan. Suasana haru nan kudus menyelimuti ruangan, ketika opera yang berlangsung selama dua setengah jam ini di tampilkan.

Cerita ini merupakan rangkaian dari delapan gerakan yang terdiri dari introduksi dan satu gerakan untuk setiap kata Tuhan di kayu salib. Bisa dikatakan bahwa karya opera ini adalah hasil meditasi theologies tentang saat-saat penderitaan terakhir Tuhan Yesus. Ucapan Yesus saat menjalani penderitaannya dibawakan oleh penyanyi tenor, dan kata-kata hujatan dari rakyat, serta seruan dan jeritan dari murid-murid Yesus dibawakan oleh chorus.

Para penyanyi yang hadir pada malam itu, yakni Catharina W Leimena (Mezzosopharono), Indra Listyanto (Tenor), Joseph Kristianti (Baritone), Christine T Lubis (Soprano), dan Novanda Bulu (Soprano). Para penyanyi di iringi oleh pianis Aditya S Pradana dan Teo Minaroy.

Berlatar tiga kayu salib, cerita utama pun ditampilkan. Pada cerita tujuh kalimat terakhir Tuhan Yesus ini, kalimat pertama adalah "Ya Bapa, Ampunilah mereka". Suasana hening dan hikmat terpancar hingga penyajian kalimat ketiga. Suasana mencekam mulai terasa saat kalimat keempat disajikan dengan sebuah lagu oleh seorang solois. Kalimat keempat tersebut adalah "Ya Bapa, Mengapa Engkau meninggalkan Aku."

Suasana kembali melembut saat Yesus mengucapkan kalimat terakhirnya, yaitu "Sudah selesai." Setelah ketujuh kata di sajikan dalam gerak dan lagu yang hikmat, digambarkan petir menyambar-nyambar dan gempapun dihadirkan di panggung. Hal ini memberikan gambaran yang di ceritakan dalam kitab suci ketika Yesus menghembuskan nafas terakhirnya, dunia ini bergoncang dan tabir bait suci terbelah dua. Akhirnya sajian opera ini ditutup dengan sembah sujud dari para pemain kepada Yesus Kristus sang Penebus. Sebuah sajian indah yang jarang ada.

Dalam suasana paskah dan menjelang hari kenaikan Tuhan Yesus Kristus, penampilan opera ini memberikan warna tersendiri dalam dunia seni dan kerohanian di bangsa ini. Kiranya kasih dan anugrah kasih Tuhan bagi dunia ini terus di beritakan dengan berbagai cara dan kreatifitas.


Presiden Pastikan BBM Akan Naik

Pemerintah memastikan akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi guna menyelamatkan APBN. Pemerintah juga akan melanjutkan program penghematan energi dan bantuan untuk rakyat miskin

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjelaskan, pemerintah tengah menyiapkan sejumlah langkah konkret sebelum memutuskan menaikkan harga premium, solar, dan minyak tanah.

"Tahapan sekarang, bukan lagi naik atau tidak naik. Tapi, kalau naik berapa, komoditas apa saja, apakah kenaikannya 20%, 25%, 30%, atau 35%. Kemudian, instrumen yang menyertai itu apa saja," kata Presiden pada jamuan makan siang bersama para pemimpin redaksi media cetak dan elektronik di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/5).

Menurut Presiden, pemerintah telah melaksanakan program jaring pengaman sosial, kluster perlindungan, dan bantuan sosial. Pemerintah juga mengalokasikan anggaran hingga triliunan rupiah berupa program beras untuk rakyat miskin, bantuan operasional sekolah (BOS), Askeskin, Dankesmas, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM), dan Kredit Usaha Rakyat. "Itu yang kita pikirkan. Itu kita hitung secara tepat mudah-mudahan tidak terlalu lama," ujar Presiden.

Kemarin, Presiden memimpin rapat terbatas yang membahas rencana kenaikan harga BBM. Dari rapat tersebut, pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi secara terbatas. Kompensasi untuk masyarakat yang membutuhkan akan segera diatur mekanismenya.

"Pemerintah sedang menyiapkan suatu langkah kebijakan dengan tujuan mengamankan APBN 2008-2009. Fokusnya pada masalah subsidi BBM dan listrik. Kita lakukan dalam satu paket terdiri atas tiga elemen saling terkait," jelas Menko Perekonomian Boediono.

Ketiga elemen itu adalah penghematan konsumsi energi BBM dan listrik, menaikkan harga BBM secara terbatas, dan pemberian kompensasi kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan miskin. "Kita juga melakukan penghematan melalui penggunaan smart card dan sistem kartu kendali. Sistem smart card untuk premium dan kartu kendali untuk minyak tanah. Itu sedang diuji coba di beberapa daerah," jelas dia.

Menkeu Sri Mulyani Indrawati menambahkan, pemerintah akan memformulasikan secara jelas mengenai besaran kenaikan dan pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat berpenghasilan rendah dan miskin. "Itu menjadi pertimbangan utama dan formulasi ini akan dimatangkan," kata Menkeu.

Hingga kini, pemerintah masih menghitung besarannya guna menghindari ketidakpastian harga. ""Ya pokoknya, besarannya akan dikombinasikan antara masyarakat dan pelaku ekonomi. Pokoknya, kita akan jaga APBN," tegas Menkeu.

Ketua Komite Tetap Moneter dan Fiskal Kadin Indonesia Bambang Soesatyo menjelaskan, sebenarnya kalangan pelaku usaha sudah siap dengan kenaikan harga BBM. "Tadinya, kita berharap rapat kabinet terbatas yg dipimpin langsung SBY, sudah bisa memutuskan besaran kenaikan dan kapan diberlakukan, ternyata masih diambangkan," kata dia.

Ketidakpastian inilah yang membuat pelaku usaha belum bisa tidur nyenyak. "Mengenai besarnya kenaikan terserah pemerintah, namun bila kenaikan harga BBM jauh di atas 10%-30%, dampaknya terhadap masyarakat kelas menengah ke bawah sangat besar," ujar Bambang.

Kenaikan BBM dan kenaikan harga-harga bahan pokok tidak bisa dihindari. Kehidupan makin sulit, banyak hal mungkin harus dikorbankan untuk bertahan menghadapinya. Namun satu hal, Tuhan akan memampukan setiap orang yang percaya kepada-Nya untuk menghadapi masa-masa sulit tersebut bahkan dapat mengatasinya dengan baik.

SMS Santet?? Bohong atau Fakta??

SMS Santet, Benarkah Hal Itu?
Total View : 981 kali

Beberapa media memberitakan akan adanya SMS misterius yang membuat geger masyarakat Sumatra Barat. Hal ini cukup meresahkan masyarakat, pasalnya isi pesan singkat itu mengingatkan untuk tidak menerima telephon dari nomor tertentu bila tidak ingin terkena kangker, atau bahkan meninggal. Dikabarkan bahkan seorang wanita jatuh pingsan saat menerima SMS tersebut.

Isu yang tersebar tersebut tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Jika dilihat dari segi ilmu tekhnologi, memang bahwa peralatan elektronik mengeluarkan radiasi yang bisa mempengaruhi kesehatan manusia. Handphone sendiri termasuk peralatan elektronik yang memiliki pengaruh radiasi dalam intensitas rendah. Dan berdasarkan tulisan yang di keluarkan oleh Muhammad Fathony, Kepala Bidang Dosimetri, Puslitbang Keselamatan Radiasi dan Biomedika Nuklir, Batan, bahwa hingga saat ini belum ada bukti dalam skala laboratorium yang meyakinkan bahwa medan berintensitas rendah menyebabkan kerusakan genetika.

Indonesia yang masih kental dengan dunia mistik, membuat masyarakan menghubungkan beredarnya SMS tersebut dan fenomena "Ring in Red" yang belum terbukti itu dengan santet. Selain beredar melalui pesan singkat atau SMS, isu ini juga hangat beredar di dunia maya atau internet.

Berdasarkan keterangan dokter yang memberikan perawatan kepada korban yang jatuh pinsan sewaktu menerima sms, hal tersebut lebih dikarenakan efek phisikologis. "Isu berlebihan itu membuat mereka ketakutan luar biasa," demikian keterangan seorang dokter kepada Antara.

Sejumlah kalangan, terutama dari kalangan Kristen juga di hebohkan dengan munculnya provider baru yang mengusung unsur angka 6. Terutama dengan adanya ajaran tentang antikris dan akhir jaman yang menuliskan akan munculnya angka 666 pada hari-hari terakhir. Berbagai rumor beredar akan adanya berbagai hal seram jika menggunakan nomor tersebut, atau bahkan hanya dengan menerima pesan singkat atau telephon saja. Banyak yang menduga ini hanyalah persaingan tidak sehat atar provider saja. Namun jika di cermati hal ini sudah meresahkan masyarakat, dan sudah merugikan banyak orang.

Sebagai orang percaya, hal-hal seperti ini harus di sikapi dengan bijaksana. Pertama, pastikan bahwa informasi tersebut bisa dipercaya dan dibuktikan kebenarannya. Selanjutnya jangan cepat terprovokasi bahkan ikut menyebarkan isu-isu yang tidak jelas tersebut. Bahkan jika bisa, lakukan riset untuk membuktikan kebenaran isu tersebut. Dan jika semua isu tersebut hanya kebohongan belaka, bagikanlah kebenaran tersebut, sehingga bisa memberkati orang lain.


10 Tahun Reformasi, Ribuan Orang Demo Tolak Kenaikan BBM

Bersamaan dengan 10 tahun Reformasi pada 12 Mei 2008, ribuan orang yang berdemo di depan Istana Merdeka untuk menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan dilakukan pemerintah.

Menurut informasi dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya di Jakarta, Senin pagi, unjuk rasa tersebut akan dilakukan antara lain oleh Front Rakyat Mengg
ugat (FRM).

FRM diperkirakan akan berkumpul di Bundaran HI pada sekitar pukul 10.00 WIB dan akan melakukan "long march" atau aksi berjalan kaki ke Istana Merdeka.

Jumlah orang yang mengikuti aksi tersebut diperkirakan berjumlah antara 1.000 hingga 2.000 orang. Selain menolak kenaikan BBM sebagai isu utama, mereka juga akan menolak program Bantuan Langsung Tunai (BLT), impor beras, serta mendesak pem
erintah segera menurunkan harga-harga kebutuhan pokok.

TMC juga menginformasikan, terdapat puluhan aksi unjuk rasa lainnya yang akan diselenggarakan pada hari Senin (12/5) sehingga pengendara diimbau tidak melewati kawasan unjuk rasa agar tidak terjebak kepadatan arus lalu lintas.

Untuk mengantisipasi munculnya kemacetan yang parah di sekitar Bundaran HI dan Istana Merdeka, pihak kepolisian kemungkinan akan membuka sistem buka tutup di sejumlah jalan raya dari Bundaran HI dan Harmoni yang mengarah ke Istana Merdeka.

Sedangkan aksi unjuk rasa lainnya juga akan terjadi di berbagai tempat strategis yang kerap menjadi ajang unjuk rasa antara lain Kejaksaan Agung di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, dan Gedung MPR/DPR di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Sebelumnya, Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane dalam siaran persnya mengimbau para petugas kepolisian bisa tetap bertindak secara profesional dan proporsional dalam menangani unjuk rasa menentang kenaikan BBM di Tanah Air.

IPW juga menghendaki agar pihak kepolisan tetap mengutamakan jalur dialog dan perundingan dalam menghadapi para pendemo. Kepada masyarakat yang berunjuk rasa, IPW meminta mereka tidak melakukan tindakan anarkis dalam melakukan aksinya.